Menjalankan agama khususnya Islam dalam segala aspek kehidupan haruslah diperlukan suatu ilmu, bukan hanya sekedar meniru dan menjadi rutinitas belaka. Maka diperlukan pemikiran sebagai landasan berpikirnya yang mana sesuai dengan fitrah manusia, memuaskan akal dan menenangkan hati.

Jika itu dilakukan maka tidak ada lagi anggapan bahwa umat islam hanya sekedar KTP, keturunan bahkan bodoh terhadap agamanya sendiri. Umat islam akan menjadi agen intelektual yang bisa mengembalikan kehidupan Islam dan berperan dalam kejayaan peradaban dunia.